contoh Easy ( Free Port di papua ) Kembalikan kesejahteraan kami



              Dari tahun ketahun di Freeport terus berkembang dan mencapai  keuntungan yang semakin besar. Aktivitas pertambangan PT. Free Port MC moran Indonesia beroperasi sejak tahun1967 di papua. Perusahaan tersebut sudah bertahan selama 49 tahun lamanya. Kegiatan bisnis dan ekonomi di free port telah mencetak keuntungan financial yang sangat berdampak terhadap perusahaan milik asing tersebut. Tetapi keuntungan pt free port hanya milik dari pt free port. Hal ini menegaskan bahwa  tidak ada jaminan yang pasti  untuk masa depan papua.
            Hasil dari tambang Freeport berupa emas , perak, dan tembaga terbesar di dunia. Free port mengelola tambang terbesar di dunia di berbagai Negara. Termasuk sebanyak 50% cadangan emas  berada di kepulauan Indonesia. Free port memulai pertambangan terbuka dengan kawasan yang telah slesai di tambang. Kemudian  mulai berjalan dan megeruk cadangan raksasa lainya. Bagaimana dunia para peninggi free port? Para peninggi free port ternyata mendapat fasilitas tunjangan dan keuntungan yang besar mencapai 1 juta kalilipat dari pendapatan papua.
            Keberadaan free port tidak banyak berkontribusi untuk masyarakat papua. Banyak di perbincangkan bahwa pembangunan di papua di nyatakan telah gagal. Survey menyatakan angka kesejahteraan  manusia di papua sangat buruk. Terutama didaerah mimika, lokasi dimana free port berada. Hal ini membuat prihatin  dan kekhawatiran masyarakat  indonesiadibawah area pertambangan free port terhadap bencana alam?. Pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan mematikan . karena daeah aktivitas di papua yang memiliki curah hujan tahunan. Area tersebut memiliki tingkat tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, jika hal tersebut terjadi siapa yang berani bertanggung jawab.
            Free port tidak melakukan kegiatan seperti memproduksi sumber daya alam saja, akan tetapi bisa di sebutkan free port melakukan kegiatan yang mampu mengeruk kekayaan sumberdaya alam Indonesia. Harga saham yang di tawarkan kepada pemerintah terlalu mahal tidak sesuai dengan  kerja fundamental perusahaan.tentunya di dalam penawaran tersebut di harapkan pemerintah tidak  sampai terjebak . karena  harga penawaran saham free port tidak berdasar. Selama ini kegiatan  bisnis free port  di papua tidak hanya mencetak keuntungan financial. Belum ada solusi yang di anggap efektif dalam penyelesaian masalah ini.
             Banyak sebab mengapa hal tersebut belum ada solusi yang tepat. Akan tetapi, satu harapan yang menjadi keinginan semua orang bahwa pemerintah harus bersikap tegas guna mencegah penderitaan terus menerus dari rakyat papua. Sebaiknya pemerintah menjaga dengan erat kawasan  sumber daya alam Indonesia. Menegaskan kepada seluruh penghuni bumi tentang hak paten kepemilikan kekayaan Indonesia adalah milik Indonesia.
            Dengan penegasan hokum yang berlaku serta kerja sama dari senua belah pihak. Penderitaan rakyat papua lambat laun akan terhapuskan. Kita harus optimis  untuk menghadapi sekaligusmenyelsaikan suatu masalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN Microsoft Excel 2003 Dengan Microsoft Excel 2007

Niat belajar

ta'lim mutaalim